Postingan

Terkini

Karawang,Road Show Apel Pagi Bapenda Digelar Disertai Penandatanganan Piagam Integritas

Gambar
Kriminal.News.Com Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Road Show Apel Pagi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di halaman kantor Bapenda, pagi tadi. Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan penandatanganan Piagam Integritas oleh seluruh jajaran pegawai,Senin (25/5) Apel pagi yang dipimpin langsung oleh Sekda,Asep Aang Rahmatullah dan juga dihadiri oleh Inspektur Inspektorat,Asip Suhendar dan juga dihadiri oleh Kaban DPKAD,Eka,Kepala Bapenda,Sahali,pegawai Inspektorat dan juga para ASN DPKAD Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya kerja profesional, disiplin, dan berintegritas di lingkungan Bapenda. Kehadiran seluruh ASN dan non-ASN Dalam sambutannya, Asep Aang Rahmatulkah menyampaikan bahwa Road Show Apel Pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana untuk menyatukan visi dan membangun semangat pelayanan publik yang bersih dan akuntabel. “Integritas adalah pondasi utama. Tanpa integritas, pelayanan yang cepat dan tepat tidak akan pernah terwujud. Hari ...

Tentang Harapan Peningkatan Kesatuan dan Parsadaan Pomparan Oppu Sahata Sipahutar/Boru/Bere se-JaBoDetabeKap

Gambar
Tulisan: Juanda Sipahutar Para pengurus Oppu Sahata Sipahutar, Boru,dan Bere se-JabodetabeKap Jakarta,Bogor,Tangerang,Bekasi,Karawang,Purwakarta,yang baru saja terpilih diharapkan dapat menjahdi motor penggerak untuk memperkuat kembali ikatan kekeluargaan, kesatuan, dan persatuan seluruh marga Sipahutar beserta boru dan bere yang bermukim di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,Karawang.(JaboTabeKap) Harapan ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan nyata akan wadah yang solid, aktif, dan mampu merangkul seluruh generasi. Oppu Sahata Sipahutar bukan sekadar nama marga, melainkan identitas, sejarah, dan tanggung jawab bersama untuk menjaga marwah leluhur sekaligus menjawab tantangan zaman. Memperkuat Fondasi Kekeluargaan Lintas Generasi* Tugas utama pengurus ke depan adalah memastikan tidak ada jarak antara yang tua dan yang muda, antara yang sudah lama di perantauan  Mendokumentasikan sejarah, tarombo, dan nilai-nilai adat Sipahutar agar tidak h...

Operasi Kendaraan Bermotor Penunggak Pajak Terus Dilaksanakan di Kabupaten Karawang

Gambar
Ketua Tim Pajak Daerah Bapenda Karawang, Entin Nurhayati. Karawang,Kriminal.News.Com -  Operasi gabungan terhadap kendaraan bermotor penunggak pajak terus dilaksanakan di Kabupaten Karawang.  Namun hingga kini belum diketahui berapa kendaraan bermotor roda dua dan roda empat penunggak pajak yang berhasil diberikan tindakan, dan juga belum ada keterangan resmi berapa rupiah jumlah pajak kendaraan bermotor yang dibayar oleh Wajib Pajak saat diberhentikan di lokasi operasi. Operasi gabungan terdiri dari beberapa lembaga yakni, Satlantas, Denpom CPM, Dishub, Bapenda Kabupaten maupun dari Bapenda Provinsi Jawa Barat, dilaksanakan Selasa (19/5/2026) di depan Ramayana, tak jauh dari Kantor Samsat setempat. Pengendara terjaring operasi. Foto-foto: Demokratis/Juanda Sipahutar Dari hasil pemantauan   Demokratis , pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor penunggak pajak itu dilakukan tanpa terkecuali, bahkan kendaraan s...

Abaikan Dampak Lingkungan, Tempat Pemotongan Ayam di Lahan PJT II Karawang Disorot Keras AKPERSI dan Warga Desa Kondang jaya

Gambar
Karawang, Kriminal.News.Com Aktivitas tempat pemotongan ayam milik PT Wahyu Jaguar yang berlokasi di Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, kini menjadi sorotan tajam publik. Bangunan usaha yang disebut berdiri di atas lahan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dipertanyakan legalitas, dampak lingkungan, hingga dugaan lemahnya pengawasan dari pihak terkait. Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Karawang, Ferimaulana, melontarkan pernyataan keras terhadap pemilik usaha pemotongan ayam tersebut. Ia menilai keberadaan usaha yang berada di area tanggul irigasi atau lahan PJT II tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan izin dan pengawasan lingkungan yang ketat. Menurut Ferimaulana, masyarakat berhak mengetahui secara terbuka bagaimana mekanisme penggunaan lahan PJT II oleh PT Wahyu Jaguar. Ia mempertanyakan apakah lahan tersebut disewa secara resmi, kerja sama tertentu, atau justru digunakan tanpa kejelasan administrasi yang transparan kepada pu...

Ribuan Warga Serbu Alun-alun Karawang,

Gambar
Karawang,Kriminal.News.Com  Ribuan masyarakat memadati kawasan Alun-alun Karawang  untuk menyaksikan rangkaian kegiatan budaya Tatar Pasundan yang menghadirkan Mahkota Binokasih, Sabtu malam (9/5--2026). Lautan manusia terlihat memenuhi tribun hingga pelataran alun-alun sejak sore hari, sampai-sampai jalan dibikin macet total. Antusiasme warga begitu tinggi. Masyarakat dari berbagai kalangan rela berdesakan demi menyaksikan langsung prosesi budaya Sunda yang disebut-sebut penuh nilai sejarah dan nuansa sakral tersebut. Rangkaian acara diawali dengan arak-arakan budaya yang menampilkan seni tradisional Sunda, diiringi musik khas dan prosesi adat yang menyita perhatian pengunjung. Sorotan utama tertuju pada penyambutan Mahkota Binokasih yang hadir sebagai simbol kejayaan dan kepemimpinan Kerajaan Sunda di masa lampau. Suasana mendadak hening saat ritual adat dimulai. Banyak warga tampak khidmat menyaksikan jalannya prosesi, sementara sebagian lainnya mengabadikan momen l...

Aksi tawuran antar kelompok di Karawang

Gambar
Karawang,Kriminal.News.Com Aksi tawuran antar kelompok warga kembali pecah di wilayah Desa Margasari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, pada Sabtu malam (9/5/2026). Bentrokan yang melibatkan warga Kampung Maja dan Kampung Rawagabus itu kembali memicu keresahan dan ketakutan di tengah masyarakat. Peristiwa tersebut menambah daftar panjang konflik antar kampung yang selama ini disebut-sebut kerap berulang tanpa penyelesaian yang jelas. Meski masih berada dalam satu wilayah administrasi desa yang sama, hubungan antar kedua kelompok warga dinilai terus memanas dan rawan bentrok sewaktu-waktu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab utama konflik hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Kronologi awal perselisihan disebut masih simpang siur dan terkesan “abu-abu”, namun dampaknya terus dirasakan masyarakat yang setiap saat dihantui kekhawatiran akan pecahnya bentrokan susulan. Situasi yang terus berulang ini memicu sorotan tajam terhadap Pemerintah Desa ...